Pertama kali saya tidak tahu apa itu indigo dan sebagainya.
Awal cerita ditahun 2008 nenek saya meninggal, selang beberapa waktu setelah kejadian duka tersebut tiba-tiba saya bisa melihat secara jelas nenek saya padahal saya sadar nenek saya sudah dikubur pada waktu itu, dan juga saya bisa merasakan bagaimana penderitaan nenek saya di desa hidup hanya sendirian dan banyak perkataan aneh yang tiba-tiba keluar dari mulut ini yang membuat orang tua saya kebingungan sendiri dan tidak percaya dengan omongan saya.
Malampun tiba, saya semakin menjadi-jadi membicarakan ternak nenek saya kepada bapak saya yang pada saat itu kata-kata yang keluar adalah "De, taluh siap jak siap dijumah adep gen, barang-barang dijumah abe ke badung" (De adalah sebutan bapak saya yaitu gede, telur ayam dan ayam jual saja, barang-barang dirumah bawa ke denpasar), dari sana bapak saya sudah mulai curiga dan malam itu langsung saya dibawa ke orang pintar di daerah tabanan untuk menanyakan saya ini kenapa, dan....... sesampainya di tabanan ,benar sekali saya di rasuki oleh nenek saya tapi secara setengah-setengah dan nenek saya memberitahu semua yang beliau ingin katakan kepada keluarga. setelah itu, hari kehari saya lebih sering lagi berinteraksi dengan nenek saya dan juga bisa melihat dan berinteraksi dengan semua jenis mahluk yang kadang manusia tidak bisa melihatnya.
Inilah awal mula saya bisa berkomunikasi dengan mahluk yang alamnya berbeda dengan saya, dan saya baru menyadari bahwa indra ke6 saya terbuka diumur yang masih kecil sekali yaitu diumur 11 tahun. pada waktu saya SMA kelas 2 indra ke 6 ini pernah ditutup secara paksa, setelah ditutup saya mengalami kecelakaan yang didepan saya adalah tronton pertamina dan dibelakang saya truck pengangkut pasir dan saya diapit oleh kedua truck tersebut, yang saya sendiripun masih tidak habis pikir badan saya tidak ada luka sama sekali tapi tulang kaki kiri saya mengalami cedera cukup parah hingga harus memakai tongkat selama berbulan-bulan, dan akhirnya pada saat masa penyembuhan kaki saya ternyata indra ke 6 saya kembali terbuka lagi dan tidak pernah saya tutup hingga umur saya yang sudah mendekati 22 tahun ini.
Memang kata orang pintar begitu hukumnya, jika kita sudah diberikan kelebihan dan kita tolak, kita akan mendapat bencana yang tak terduga dan mencelakai diri sendiri.
Semoga tidak ada lagi kejadian seperti yang saya alami yang bisa terjadi pada orang lain, jika kalian merasa mempunyai indra ke 6, maka bersyukurlah berarti kalian lebih dekat dengan Tuhan dan rajinlah membersihkan diri ke tempat suci (melukat) dan sembahyang di rumah demi diri kalian jadi lebih baik lagi karna biasanya orang indigo diawali dengan jarangnya sembahyang di rumah sendiri.
Memang kata orang pintar begitu hukumnya, jika kita sudah diberikan kelebihan dan kita tolak, kita akan mendapat bencana yang tak terduga dan mencelakai diri sendiri.
Semoga tidak ada lagi kejadian seperti yang saya alami yang bisa terjadi pada orang lain, jika kalian merasa mempunyai indra ke 6, maka bersyukurlah berarti kalian lebih dekat dengan Tuhan dan rajinlah membersihkan diri ke tempat suci (melukat) dan sembahyang di rumah demi diri kalian jadi lebih baik lagi karna biasanya orang indigo diawali dengan jarangnya sembahyang di rumah sendiri.
Komentar
Posting Komentar