HALLO SEMUA!
Setelah seminggu menghabiskan liburan akhir tahun, akhirnya saya kembali lagi menulis cerita horor yang terjadi di kehidupan saya. Di cerita kali ini saya akan membahas tentang pantai yang pernah saya kunjungi, pantai ini terletak di daerah Ungasan kaki Pulau Bali dan diapit oleh dua pantai yaitu Pantai Pandawa dan Pantai Nusa Dua.Tepatnya dua tahun lalu, tanggal 28 Desember 2018 bersama kekasih saya, kami memang berencana pergi ke pantai tetapi ragu-ragu karena sudah terlalu sore. Sekitar pukul 17.00 akhirnya kami tetap memaksakan berangkat menuju pantai dan membututuhkan waktu hampir 1 jam untuk bisa sampai dipantai yang kami tuju. Pantainya blusukan tapi jalan menuju daerah pantai sudah beraspal mulus.
Pukul 17.50 kami sampai diparkiran pantai dan kami buru-buru menuruni tebing-tebing dan sedikit melewati anak tangga, lalu sampailah kami di bibir pantai kira-kira pukul 18.10 (kebayang kan, itu sudah jam orang balik pulang kerumah tapi kami malah baru datang). Belum lama kami disana, orang-orang yang berkunjung sudah mulai kembali naik ke parkiran dan kami berdua masih di pantai karena kami merasa kami baru saja sampai dan tidak ingin terburu-buru pulang.
Setelah selesai menikmati ombak kecil sambil bersantai, kamipun akhirnya naik ke parkiran kira-kira pukul 19.00 tapi pada saat itu langit belum sangat gelap. kami berjalan keatas melewati anak tangga dan tebing pelan-pelan karna kami merasa kaki ini berat tapi kami berdua sama-sama diam. saat menaiki anak tangga saya merasa ramai dan ada yang mengikuti. sayapun membalikan badan ke belakang dan melihat anak tangga yang kami lewati barusan. YAP BENAR SAJA KAKI INI SANGAT BERAT, ternyata kaki kami dipegang oleh anak-anak kecil yang mengikuti kami dari tadi. sayapun tidak pernah lupa dengan bekal saya yaitu permen, permen-permen itu saya buang tepat dibelakang saya setelah itu saya merasa kaki sedikit lebih ringan tapi hati tidak bisa bohong, saya masih merasa kami berdua berada ditempat yang tidak aman lalu saya menangis dan berkata kepada doi "aku takut, aku takut" doipun mencoba memberi semangat "kita pasti pulang, gaboleh takut" (jujur yang ada didalam pikiran saya, saya dan doi tidak akan bisa pulang kerumah lagi karna kami sudah di kerumuni oleh mahluk-mahluk tak kasat mata yang seakan-akan kami seperti artis yang sedang masuk ke pasar, semua menatap heran dan banyak yang mengikuti. seperti sudah terjebak dan tidak ada yang bisa membantu kami keluar dari daerah tersebut)
Butuh banyak waktu, tenanga dan keberanian untuk kami bisa sampai diparkiran. dan saat kami sudah tiba diparkiran kami hanya melihat satu mobil yang sudah berjalan keluar dari area parkir pantai dan hanya tersisa kami berdua diparkiran. Badan saya saat itu sangat lemas, air mata bercucuran, doi juga sudah memasang wajah ketakutan dan panik lalu buru-buru kami berdua pergi dari daerah tersebut. Benar-benar tak disangka, satu kawasan ghoib kami lewati, ternyata jalan aspal yang kami lalui disore hari tadi ternyata juga adalah alam ghoib, tidak ada penerangan, tidak ada pemukiman dan tidak ada satu orangpun yang berpapasan dengan kami, memang daerah tersebut benar-benar sunyi tanpa penduduk.
Kurang lebih 1 kilo meter keluar dari daerah pantai, akhirnya kami menemukan pemukiman warga dan kami berhenti disalah satu warung untuk membeli air dan berpikir keras tadi kami melewati daerah apa sebenarnya. Sangat amat heran, apa yang manusia lihat di sore hari yang kelihatannya indah dan menjadi objek wisata ternyata dimalam hari berubah menjadi sangat menyeramkan. Sayapun tidak menyangka bisa melewati daerah tersebut hanya dengan berbekal permen didalam tas dan semangat untuk pulang kerumah.
Sedikit jepretan foto asal yang saya ambil saat dipantai...
Semoga kalian tidak pernah mengalami hal serupa seprti saya, dan jangan pernah ke pantai manapun diatas jam 6 sore kecuali daerah pantai itu memang ramai hingga malam hari.
Sekian~


Komentar
Posting Komentar