Hai!
Kali ini saya akan bahas dan cerita sedikit mengenai misteri rumah tusuk sate. Dan kebetulan sekali, rumah saya termasuk rumah tusuk sate karena tepat berada di belokan dan juga pertigaan.
Tepat ditahun 2008 keluarga saya membeli rumah ini. Rumah pertama yang dibangun dikomplek ini, udaranya sejuk, daerahnya masih sepi dan masih dikelilingi oleh sawah.
Beberapa tahun kami tinggal dirumah ini tidak pernah ada kejadian janggal, walaupun beberapa kali saya sering melihat makhluk tak kasat mata lewat didalam rumah tapi saya yakin mereka hanya numpang bertamu sebentar. Tapi memang beberapa orang Bali percaya , rumah tusuk sate itu kurang baik dan keluarga kamipun juga percaya dengan itu.
Setelah beberapa tahun kami tinggal, merasa rumah ini aman-aman saja. Tapi rasa aman itu hanyalah kami rasakan sebentar karena ternyata ditahun 2018 tepat 10 tahun kami mendiami rumah ini, banyak kejadian aneh terutama yang saya dan kakak saya alami. Saya yang paling sering kehilangan barang , saat sedang sendirian dirumah banyak kejadian aneh yang saya dengar maupun saya lihat, dan orang jika bertamu lalu tidak permisi (contoh mengucapkan salam, Om Swastyastu) pasti akan melihat hal yang mungkin kalau kita bayangkan itu tidak akan mungkin terjadi. Contohnya seperti sering ada yang merasa memperhatikan tamu yang datang kerumah, tudung saji melayang sendiri, melihat salah satu dari keluarga saya lewat padahal saat itu keluarga saya tidak dirumah dan masih banyak kejadian yang sebenarnya itu sangat mustahil terjadi.
Ada satu kejadian, dimana saya sangat sering ditinggal sendirian dirumah. Saat itu saya sedang berada dikamar, dari kamar terdengar ada suara sangat ramai dilantai dua lalu saya santai naik menuju lantai dua dan suara ramai itu tiba-tiba menghilang. Saya balik lagi ke kamar dan suara ramai itu terdengar lagi dari dalam kamar dan juga saya mendengar ada kaki yang menginjak tangga menuju turun ke lantai satu. Benar-benar tidak menyangka, lalu setelah saya sadar bahwa ada makhluk tak kasat mata yang sedang mempermainkan saya, saya keluar rumah dan diam diluar rumah hingga malam tiba dan menunggu semua keluarga saya kembali kerumah.
Dan juga ada satu kejadian, dimana dompet ibu menghilang padahal saat itu disimpan di dalam tas dan tas tersebut ada dikamar lantai dua. Ibu saya panik sampai tidak makan seharian,karena sudah jengkel dengan makhluk-makhluk itu lalu saya memberi persembahan dan tidak lupa memberikan permen lalu berkata “saya ancam siapapun yang mengambil dompet ibu, dompet itu harus dikembalikan hari ini juga jika tidak saya akan usir paksa kalian semua”. Lalu saya tinggal tidur siang dan terbangun pukul 18.30 , saat saya terbangun ternyata dompet ibu saya sudah digantung di belakang pintu kamar saya padahal tadi pagi sudah dicek dibagian tersebut tidak ada dompet yang tergantung. Begitulah, dipermainkan sampai seperti itu oleh makhluk-makhluk yang derajatnya padahal ada dibawah manusia, tapi manusia sering takut oleh mereka semua.
Saran saya... jika ada dari teman-teman semua yang sedang membaca tulisan saya ini yang rumahnya sama seperti saya “tusuk sate” , ada baiknya jika kalian beragama Hindu seringlah sembahyang denga menghaturkan rarapan (permen, jajan banten, rokok) jika tidak ingin nasibnya sama seperti saya.
Bila perlu jika rumah belum di upacarai / kurang upacara, segeralah di upacarai. Karena jika berlama-lama di diamkan begitu sajat, kalian akan selalu berdampingan dengan mereka semua padahal jika kita berani dan melawannya, mereka yang kembali akan takut kepada kita semua.
Tapi Astungkara, kini rumah saya sudah lebih aman karena sudah di upacarai dan di batasi agar makhluk-makhluk tak kasat mata tidak bisa masuk ke dalam rumah ini lagi.
Tips agar rumah teman-teman tidak di datangi oleh makhluk-makhluk tak kasat mata.
1. Jangan biarkan ruangan gelap. jika memang tidak ada cahaya yang masuk, akali dengan lampu penerangan yang selalu hidup.
2. Rumah selalu bersih. karna jika rumah kalian kotor, mereka akan suka dengan rumah kalian.
3. Jika rumah kalian berlantai dua, jangan biarkan tidak ada kehidupan dilantai dua (contoh: jarang ada yang naik, pintu dan jendela dilantai atas jarang dibuka)
4. Usahakan tidak ada aquarium / air mengalir didalam rumah, karena anak-anak kecil tak kasat mata suka dengan aquarium.
5. Rajin bersembahyang dan jangan pernah lupa untuk ucapkan salam saat akan masuk ke dalam rumah.
(Sedikit penampakan rumah kecil saya)
Sekian~
Kali ini saya akan bahas dan cerita sedikit mengenai misteri rumah tusuk sate. Dan kebetulan sekali, rumah saya termasuk rumah tusuk sate karena tepat berada di belokan dan juga pertigaan.
Tepat ditahun 2008 keluarga saya membeli rumah ini. Rumah pertama yang dibangun dikomplek ini, udaranya sejuk, daerahnya masih sepi dan masih dikelilingi oleh sawah.
Beberapa tahun kami tinggal dirumah ini tidak pernah ada kejadian janggal, walaupun beberapa kali saya sering melihat makhluk tak kasat mata lewat didalam rumah tapi saya yakin mereka hanya numpang bertamu sebentar. Tapi memang beberapa orang Bali percaya , rumah tusuk sate itu kurang baik dan keluarga kamipun juga percaya dengan itu.
Setelah beberapa tahun kami tinggal, merasa rumah ini aman-aman saja. Tapi rasa aman itu hanyalah kami rasakan sebentar karena ternyata ditahun 2018 tepat 10 tahun kami mendiami rumah ini, banyak kejadian aneh terutama yang saya dan kakak saya alami. Saya yang paling sering kehilangan barang , saat sedang sendirian dirumah banyak kejadian aneh yang saya dengar maupun saya lihat, dan orang jika bertamu lalu tidak permisi (contoh mengucapkan salam, Om Swastyastu) pasti akan melihat hal yang mungkin kalau kita bayangkan itu tidak akan mungkin terjadi. Contohnya seperti sering ada yang merasa memperhatikan tamu yang datang kerumah, tudung saji melayang sendiri, melihat salah satu dari keluarga saya lewat padahal saat itu keluarga saya tidak dirumah dan masih banyak kejadian yang sebenarnya itu sangat mustahil terjadi.
Ada satu kejadian, dimana saya sangat sering ditinggal sendirian dirumah. Saat itu saya sedang berada dikamar, dari kamar terdengar ada suara sangat ramai dilantai dua lalu saya santai naik menuju lantai dua dan suara ramai itu tiba-tiba menghilang. Saya balik lagi ke kamar dan suara ramai itu terdengar lagi dari dalam kamar dan juga saya mendengar ada kaki yang menginjak tangga menuju turun ke lantai satu. Benar-benar tidak menyangka, lalu setelah saya sadar bahwa ada makhluk tak kasat mata yang sedang mempermainkan saya, saya keluar rumah dan diam diluar rumah hingga malam tiba dan menunggu semua keluarga saya kembali kerumah.
Dan juga ada satu kejadian, dimana dompet ibu menghilang padahal saat itu disimpan di dalam tas dan tas tersebut ada dikamar lantai dua. Ibu saya panik sampai tidak makan seharian,karena sudah jengkel dengan makhluk-makhluk itu lalu saya memberi persembahan dan tidak lupa memberikan permen lalu berkata “saya ancam siapapun yang mengambil dompet ibu, dompet itu harus dikembalikan hari ini juga jika tidak saya akan usir paksa kalian semua”. Lalu saya tinggal tidur siang dan terbangun pukul 18.30 , saat saya terbangun ternyata dompet ibu saya sudah digantung di belakang pintu kamar saya padahal tadi pagi sudah dicek dibagian tersebut tidak ada dompet yang tergantung. Begitulah, dipermainkan sampai seperti itu oleh makhluk-makhluk yang derajatnya padahal ada dibawah manusia, tapi manusia sering takut oleh mereka semua.
Saran saya... jika ada dari teman-teman semua yang sedang membaca tulisan saya ini yang rumahnya sama seperti saya “tusuk sate” , ada baiknya jika kalian beragama Hindu seringlah sembahyang denga menghaturkan rarapan (permen, jajan banten, rokok) jika tidak ingin nasibnya sama seperti saya.
Bila perlu jika rumah belum di upacarai / kurang upacara, segeralah di upacarai. Karena jika berlama-lama di diamkan begitu sajat, kalian akan selalu berdampingan dengan mereka semua padahal jika kita berani dan melawannya, mereka yang kembali akan takut kepada kita semua.
Tapi Astungkara, kini rumah saya sudah lebih aman karena sudah di upacarai dan di batasi agar makhluk-makhluk tak kasat mata tidak bisa masuk ke dalam rumah ini lagi.
Tips agar rumah teman-teman tidak di datangi oleh makhluk-makhluk tak kasat mata.
1. Jangan biarkan ruangan gelap. jika memang tidak ada cahaya yang masuk, akali dengan lampu penerangan yang selalu hidup.
2. Rumah selalu bersih. karna jika rumah kalian kotor, mereka akan suka dengan rumah kalian.
3. Jika rumah kalian berlantai dua, jangan biarkan tidak ada kehidupan dilantai dua (contoh: jarang ada yang naik, pintu dan jendela dilantai atas jarang dibuka)
4. Usahakan tidak ada aquarium / air mengalir didalam rumah, karena anak-anak kecil tak kasat mata suka dengan aquarium.
5. Rajin bersembahyang dan jangan pernah lupa untuk ucapkan salam saat akan masuk ke dalam rumah.
(Sedikit penampakan rumah kecil saya)
Sekian~



Komentar
Posting Komentar